Penggantian SIM CARD Rusak Mentari Indosat.



Pernahkah anda mengalami kerusakan pada Sim Card Anda, seperti yang saya alami. Dan tahukah anda bagaimana cara penggantian Sim Card tersebut pada operator yang bersangkutan. Berikut pengalaman saya.
Saya menggunakan Sim Card Mentari sejak tahun 2001 ketika masih menggunakan nama satelindo, hingga sekarang (agustus 2010) dan dalam rentang waktu selama kurang lebih 9 tahun tersebut, saya telah berganti sim card dengan nomor yang sama sebanyak 3 kali. Waktu penggantian pertama bukan karena kerusakan, karena ingin upgade sim card (dari 16 Kb Menjadi 32Kb)untuk menambahkan menu satelindo@acces, agar bisa terkoneksi dengan M-Banking, dan itu memang syarat wajib agar bisa menikmati layanan tersebut.

Berikut ini fisik Sim card saya yang pertama. Dan kebetulan saya adalah pengguna Mentari HLR (Home Location Register) Denpasar (kode 47), waktu itu beli perdana mentari seharga Rp 300 ribu dapet pulsa Rp 100 ribu.
Model Sim Card Tahun 2001



Berikut ini fisik sim card saya kedua (setelah upgrade menjadi 32 Kb)
Dan masih menggunakan nama satelindo.
Model Sim Card Tahun 2003



Dan ini adalah fisik sim card saya yang ketiga, setelah terjadinya kerusakan untuk pertama kalinya, dan masih juga menggunakan nama satelindo.
Model Sim Card Tahun 2007



Kemudian yang ini adalah fisik sim card saya yang keempat, setelah terjadinya kerusakan untuk yang kedua kalinya., dan sudah berganti menjadi indosat walau masih menggunakan logo lama.
Model Sim Card Tahun 2010



Sekarang Yang kita bahas mengenai, bagaimana caranya untuk mendapatkan penggantian Sim Card yang baru akibat kerusakan. Berikut ini pengalaman saya.

Ketika terjadi kerusakan pertama di tahun 2007.
Pada awalnya saya tidak merasakan kecurigaan kalau sim card Mentari saya rusak, karena maklum di wilayah tempat saya bekerja sinyal indosat sangatlah lemah. sehingga jika kita selalu berada di dalam ruangan kadang kala hanya dapat sinyal satu bar saja. Suatu saat saya tidak mendapatkan sinyal sama sekali, pikiran saya waktu itu, mungkin BTS di sekitar tempat kerja saya lagi trouble. Tapi setelah saya tunggu berjam jam,ternyata tidak ada perubahan juga penerimaan sinyal di HP saya, lantas saya berpikir, paling yang rusak HP saya, Maklum HP yg saya pakai waktu itu masuk golongan JADUL, sehingga saya berpikiran, wah harus ganti HP nih...tapi saya kemudian mencoba menganalisa kerusakan apa yang saya alami, Sim Card atau HP nya yang rusak. Dengan bantuan rekan satu kerja yang juga sama sama menggunakan Sim Card Mentari, akhirnya kita tukeran Sim Card, dan ternyata apa hasilnya saudara saudara? Sim Card Mentari saya tidak menemukan sinyal sama sekali setelah dimasukkan ke HP teman saya, sebaliknya Sim Card teman saya masih mendapatkan sinyal yang cukup di HP saya. Kesimpulannya HP saya masih bisa digunakan dan Sim Card saya langsung saya vonis RUSAK.. Terus apa yang terjadi selanjutnya, ini yang membuat pusing tujuh keliling, Inginnya mau ganti nomor, tapi kok eman sekali dengan nomor yg lama, apalagi sudah banyak dikenal orang dan sudah setia menemaniku bertahun tahun, mau ganti yang baru sepertinya malah ribet karena harus memberitahukan kepada semua orang lagi...dan ini yang saya gak mau...tambah ribet dan ribet.
Dan kebetulan pada kerusakan tahun 2007 ini saya sudah pindah tempat(keluar hari HLR /Home Register Location) dimana HRL asal adalah Denpasar, dan sekarang roaming ke wilayah Semarang.
Akhirnya saya berinisiatif untuk menghubungi pihak Indosat Semarang untuk menanyakan tentang tata cara penggantian Sim Card yang rusak, khususnya untuk HLR luar Area seperti Sim Card saya, Pada waktu tahun 2007 tersebut ternyata untuk penggantian Sim Card khususnya HLR luar area bisa dilayani tapi harus indent dulu minimal satu bulan (begitu kata CS nya waktu itu)wiiikkkkkkkksss..lama sekaleeeeeee. Karena menurut CS nya lagi, pihak Indosat semarang harus indent dulu ke Denpasar.... Wah tambah pusing nih...kalo harus nunggu minimal satu bulan. Trus kalau pengen cepet, kata CS nya lagi nih...harus di urus ke HLR asal (Denpasar). wah bisa bisa biaya transportnya lebih mahal daripada harga sim cardnya nih. Akhirnya saya putuskan untuk mengganti sim card tersebut ke HRL Denpasar, dengan tujuan untuk menghindari satu bulan menunggu. Dengan bantuan seorang kemenakan, yang kebetulan masih tinggal di Denpasar, akhirnya kuputuskan untuk minta bantuannya.
Syarat yang harus saya penuhi waktu itu adalah :
1. Sim Card mentari yang rusak beserta cangkangnya
2. Surat Kuasa yang disertai materai Rp. 6000
Dengan bantuan dua persyaratan tersebut akhirnya saya kirim dokumen tersebut ke kemenakan saya untuk diuruskan.
Waktu yang digunakan untuk mengurus penggantian Sim Card sangat cepat, hanya beberapa jam sudah selesai, begitu menurut penuturan kemenakan saya, dan soal biaya penggantian waktu itu tidak dipungut biaya alias gratis.Memang menurut pengalaman saya waktu upgrade sim card tahun 2003 lalu juga gratis, karena waktu itu saya masih tergabung dengan MENTARI CLUB. dan yang gratis seperti inilah yang bikin saya paling demen.

Ini kartu member MENTARI CLUB saya yang telah expired date.




Ketika Terjadi Kerusakan kedua Tahun 2010


Di awal bulan agustus 2010 ini malapetaka menimpa kembali Sim Card mentari saya. Tiba tiba sinyal tidak terdeteksi sama sekali. Berdasarkan pengalaman diatas, saya langsung menyimpulkan pasti yang rusak Sim Card nya nih, ternyata benar saudara saudara, karena setelah sim card saya pasang di HP istri saya ternyata tidak bisa mendeteksi sinyal sama sekali. Pikiran saya kali ini...wah pasti ribet lagi dan harus mengirim Sim Card saya ke Denpasar. Tapi saya tak langsung mengirimnya ke Denpasar, akhirnya saya searching di google untuk mencari penggantian sim card HRL luar kota, dan saya dapatkan dalam suatu mailing list bahwa ada salah satu anggota milis tersebut yang kebetulan HLR luar area tapi bisa dilakukan penggantian sim card nya di area dimana ia tinggal sekarang. Berdasarkan pengalaman orang tersebut, akhirnya saya menghubungi CS indosat semarang untuk menanyakan perihal penggantian sim card HRL luar kota. Suara di seberang telpon sana seorang CS menanyakan berapa no telepon bapak? saya jawab 0816 47 xxxxx HLR Denpasar, kemudian suara di seberang sana menjawab, bisa pak, bapak langsung saja datang ke galeri indosat jl. Pandanaran Semarang.
Kemudian keesokan harinya tanggal 3 Agustus 2010 saya langsung meluncur ke TKP, di galeri indosat pandanaran semarang. Begitu masuk galeri langsung menemui recepsionis, kemudian disuruh antri di ruangan sebelah untuk dilakukan pengecekan sim card dan ketersedian simcard pengganti, begitu sampai di depan meja petugas pengecekan simcard, saya sodorkan KTP dan Sim card yang rusak beserta cangkangnya, lalu oleh petugas tersebut kemudian di cek dan dinyakan oke, pikir saya waktu itu, wah beruntung sekali aku hari ini karena lolos screening tahap pertama yang berarti sim card saya bisa langsung diganti tanpa harus indent dulu, karena seorang lelaki disebelah saya mengalami nasib yang tidak seuntung saya karena harus indent dulu minimal satu bulan baru bisa diganti, karena kebetulan nomor IM3 nya dia stock penggantinya masih kosong, karena dari pembicaraan yang saya dengar dari petugas yang melayaninya, bahwa nomor IM3 dengan HLR tertentu memang harus indent terlebih dahulu, Kemudian setelah lolos screening tahap pertama saya langsung ambil nomor antrian, dapat nomor 98. wah lumayan ngantri nih...karena harus nunggu sekitar 30 nomor antrian lagi.
menunggu adalah hal yang membosankan...memanglah benar dan itu saya alami dan saya rasakan. Sekitar satu jam menunggu akhirnya terdengar panggilan otomatis...nomor antrian 98 mohon menuju ke customer service nomor 3. Dengan tak sabarnya saya langsung menuju meja no 3, kemudian disambut dengan senyum ramah dan jabatan tangan oleh customer servicenya yang cantik bernama mbak D***A, ada yang bisa saya bantu pak, begitu ucapan pertama yang ia katakan. kemudian saya jelaskan mengenai permasalahan sim card saya. Tanpa berbelit-belit akhirnya dia langsung mengurus penggantian sim card tersebut. dengan menanyakan identitas serta nomor mentari saya untuk dicocokan kebenarannya dengan data base yang ada, disela sela pengecekan data tersebut, saya iseng iseng bertanya ke mbak D***A, mbak katanya pengantian sim card indosat ada yang harus indent sampai satu bulan ya? benar pak, khususnya untuk nomor IM3 dengan HLR tertentu, pikiran saya bahwa ternyata benar bahwa apa yang saya dengarkan tadi sewaktu ngantri di bagian pengecekan simcard, ternyata memang nyata adanya. kemudian saya mengisi form tentang kerusakan/kehilangan sim card dan membubuhkan tanda tangan diatas materai.Setelah itu Mbak D***A berkata kepada saya, Pak. mohon ke kasir dulu untuk mengurus biaya administrasinya, kemudian saya bergegas menuju ke bagian kasir untuk menyelesaikan pembayarannya, Ternyata untuk penggantian simcard dikenakan biaya Rp 16 ribu, dengan perincian Rp 10 ribu untuk biaya sim card dan Rp 6 ribu untuk pembelian materai. Lalu saya bergegas balik menuju meja no 3, tempat dimana Mbak D***A bertugas, ternyata sampai disana Mbak D***A sudah tidak lagi berada disana, pikiran saya waktu itu, paling dia lagi mengambil sim card penggantinya. Sambil menunggu saya mengambil sebuah permen di depan meja, karena memang di setiap meja customer service di galeri indosat ini disediakan permen gratis untuk customernya. Ditunggu sekitar lima menit ternyata yang ditungu juga nggak datang datang, akhirnya kuputuskan untuk mengambil permen kedua kalinya sambil membaca beberapa brosur promosi yang ada di depan meja. akhirnya sampai menit kesepuluh ternyata yang ditunggu juga gak menampakkan wajah kecantikannya, tiba tiba ada perasaan yang bergejolak di dada ini, pasti ada yang tidak beres dalam pengurusan sim card ini pikirku saat itu. masuk ke menit limabelas yang ditunggu juga belum datang, wah semakin rumit saja pikiran dan perasaan saya... jangan jangan stock sim cardnya tidak ada...sambil harap harap cemas akhirnya di putaran menit kedua puluh, sosok yang cantik tersebut datang kembali ke mejanya. kemudian Mbak D***A tanpa basa basi langsung berkata kepada saya......kira kira kata apa yang pertama yang dia ucapkan setelah menghilang sekitar duapuluh menit.
MAAF pak.....doorrrr....gedubrak.....pikir saya... maaf pak karena sudah menunggu lama,,,ternyata MAAF PAK, stock pengganti untuk sim card bapak ternyata sudah habis mulai kemarin...doorrrr....gedubrak untuk kedua kalinya....rasanya bumi seperti bergoncang.....rasa jengkel dan amarahpun tak bisa terbendung, tapi karna saya ini tipikal orang yang sabar, akhirnya perasaan amarah itupun hilang dengan sendirinya.
Terus berapa lama lagi mbak saya harus menunggu penggantian sim card tersebut, kemudian dari bibir manis sang wanita cantik tersebut berkata, ya,,paling sekitar dua mingguan, kalau begitu bapak tinggalkan saja nomor telepon yang bisa dihubungi, dan jika nanti stock yang ada sudah tersedia saya akan hubungi bapak, demikian kata penyejuk yang membuat amarah ini jadi hilang, karena waktu dua minggu tidaklah lama dibandingkan harus menunggu sebulan.
Akhirnya tanggal 12 agustus 2010 (walau belum ada dua minggu) saya iseng iseng untuk menguhubungi galeri indosat semarang untuk menanyakan stock pengganti sim card saya. dari line telpon seberang terdengar bahwa stock simcard saya sudah ready, tapi saya tidak asal percaya saja dengan jawaban tersebut, lalu saya menegaskan kepada petugas di seberang line telpon tersebut, Mbak mohon di cek kembali nomor pengganti sim card saya, agar sewaktu saya menggambil simcard penngganti tersebut dipastikan ada stocknya sehingga saya tidak rugi waktu untuk mengantri. Ada kok pak stocknya, bapak langsung saja datang ke galeri indosat sekarang. Pikirku karena hari itu hari jumat maka saya batalkan untuk ke galeri indosat, dan saya putuskan untuk hari senin saja, karena kalau hari sabtu pun jam kerjasanya hanya setengah hari.
akhirnya hari Senin 16 Agustus 2010 itupun tiba. jam istirahat kantor saya gunakan untuk mendatangi galeri indosat, cuaca panas yang terik dan rasa dahaga karna masih berpuasa di bulan Ramadhan tak menghalangi niatku untuk segera mengambil penggantian sim card saya yang sejak beberapa minggu ini rusak. Sesampai di galeri indosat saya lagsung menuju mesin antrian untuk mengambil nomor antrian....dan ternyata dapat nomor 132 saudara saudara, padahal waktu itu antrian baru berjalan di kisaran angka 81.. wah harus nunggu 50 nomor antrian lagi... yah mesti kudu lebih sabar lagi, disinilah kesabaran pertama saya diuji.
Waktu yang ditunggupun tiba, akhirnya terdengar panggilan otomatis...nomor antrian 132 mohon menuju ke customer service nomor 3. Wah kok dapat meja nomor 3 lagi, seperti ketika pertama kali saya datang ke galeri ini, juga mendapatkan meja nomor 3, pikirku saat itu, wah pasti saya tidak beruntung lagi nih. dengan bergegas dan tak sabar lagi saya segera menghampiri meja costumer service nomor 3, tanpa mempedulikan lagi sapaan dari si CS dan tanpa sempat pula menghapalkan nama si Mbak CS yang cantik tersebut, pikirku saat itu agar urusan yang sudah molor hampir 2 minggu ini cepat terselesaikan. Kemudian langsung saya sodorkan di atas meja, no urut antrian 132 beserta nota pembayaran penggantian sim card tertanggal 3 agustus 2010 tersebut sambil kuucapkan sebuah kalimat " Mbak saya mau mengambil pengganti sim card saya yang rusak". Ternyata Mbak cantik si depan saya langsung menunjukkan sikap refleknya yang sangat kaget, "ini maksudnya apa pak ?" saya ingin mengambil sim card pengganti, jawab saya singkat, lalu Mabak cantik tersebut melanjutkan pertanyaanya, Lho..ini berarti sudah bayar ya pak? ya jelas sudah bayar to mbak..pikirku dalam hati.. wah si mbak ini mau ngetes atau memang pura pura nggak tahu. wong sudah jelas nota tersebut tertulis lunas kok masih nanya juga.
Kemudian Si mbak menanyakan identitas saya untuk dicocokkan dengan database, supaya terlihat bahwa sim card saya benar benar sudah ada penggantinya atau belum.
Tiba tiba terdengar suara dari mbak cantik tersebut....yang begitu mengagetkan bagai petir di siang bolong. "Pak di database ini kok tidak ada "Note" nya, yang menyatakan bahwa penggantian sim card bapak sudah ready. Saya pun sempat terbawa emosi, "lha gimana sih mbak, waktu saya telpon kemarin, katanya stock simcard penggantinya sudah ada, tetapi sekarang kok belum ada, yang benar yang mana sih? jawabku dengan nada yang kesal. kemudian si mbak cantik bertanya lagi kepada saya. "waktu kesini dulu dilayani oleh CS siapa? saya jawab mbak D***A yang melayani waktu itu, kemudian mbak cantik tersebut mencari dan membolak balik dokumen yang ada di filing kabinet, tetapi tak mendapatkan juga dokumen yang pernah saya isi tgl 3 agustus lalu. kesimpulan saya waktu itu, jangan jangan dokumen tersebut hilang sehingga belum sempat terproses, kalau itu terjadi, bisa molor lagi nih waktunya, pikirku saat ini. Akhirnya mbak tersebut sepertinya sudah putus asa dan mengucapkan sebuah kata, "Pak sepertinya, stock sim card penggantinya belum ada." Kemudian dengan nada protes saya bertanya, Mbak. memang yang biasa menerima telpon masuk dari luar itu di bagian mana sih?", jawab mbaknya dengan singkat, ada di bagian atas pak. karena hari jumat ketika saya telpon tersebut, saya sempat memastikan ke penerima telpon tersebut untuk memastikan sekali lagi bahwa sim card penggantinya sudah ada, bahkan saya sempat menegaskan hingga dua kali, agar ketika saya datang ke galeri indosat nanti tidak sia sia lagi. Jawab si penerima telpon tersebut, "sim card penggantinya sudah ada kok, silakan bapak datang langsung ke galeri indosat. Kemudian mbak cantik di depan saya bertanya lagi kepada saya, "kira kira siapa nama customer service penerima telpon dari bapak tersebut, jawab saya singkat, mana saya sempat nanya mbak. Akhirnya si mbak cantik tersebut berinisiatif untuk menelpon ke bagian atas, untuk menanyakan siapa CS yang menerima telepon dari saya dengan nomor HP 0816-47-xxxxx atas nama bapak Tony, pada hari jumat 13 agustus lalu. untuk mengkonfirmasi kebenaran tentang ketersediaan sim card pengganti tersebut. beberapa menit kemudian setelah meletakkan gagang telponnya, si mbak cantik tersebut dengan suara yang ramah dan senyum yang begitu indah, menjelaskan kepada saya bahwa memang benar sim card pengganti untuk nomor saya sudah ada stocknya. Syukur alhamdulillah pikirku saat itu, karena pengorbanan waktuku akhirnya tidak sia-sia.
setelah beberapa menit kemudian, datang seorang petugas dari lantai atas sambil membawa segepok sim card mentari. Kemudian si mbak cantik tersebut mendapat sebuah simcard yang tentunya ber HRL 47 pastinya. lalu segera memprosesnya di data base, dan sambil mengucapkan maaf kepada saya. Kemudian mbak cantik tersebut meminta simcard saya yang rusak untuk diambil, seraya memastikan bahwa data yang ada di dalam simcard tersebut sudah dipindahkan.
Akhirnya selesai sudah waktu yang begitu melelahkan ini terselesaikan, Sim card Mentari kesayanganku bisa kembali bersinar terang. dan bisa menemaniku berkomunikasi lagi, setelah sembilan tahun selalu dalam kebersamaan.
Inilah yang membuat saya tetap cinta dengan mentari saya walaupun sudah dua kali mengalami kerusakan, tetapi aku tetap mencintainya, dan bahkan tetap saya jadikan nomor utama saya. Saya juga minta maaf kepada Mbak Customer Service Indosat yang telah dengan sabar melayani saya, walaupun saya tidak mengetahui namanya.
Semoga ini menjadi kerusakan terakhir untuk nomor mentari kesayangan saya.
TERIMA KASIH INDOSAT.

Related Posts by Categories



6 comments:

Ciska Permatasari December 8, 2010 at 10:49 PM  

CS meja 3 tu mbak dela ya pak? hehehe

Genda October 16, 2011 at 7:17 PM  

sisa pulsanya hangus gk?

Tambakroto Satu November 30, 2011 at 7:08 PM  

kl tidak ada cangkangnya bisa gak pak? baru aja no. IM3ku sinyalnya hilang....

Salim Oemar September 18, 2012 at 9:34 PM  

saya sejak tahun 2010 hingga 2012 sudah 8 kali ganti kartu,karena kartu indosatnya reject terus,payaahhhhhhhhh.....bikin kartu kok rusak melulu,sementara kartu simpati saya sudah 5 tahun gak pernah rusak!!

PAK ISKANDAR April 28, 2013 at 12:59 PM  

Hal yang tidak pernah terbayankan kini menjadi kenyataan dengan keluargaku,,,untuk MBAH SARTO kami ucapkan banyak terimakasih karna berkat bantuannya ALHAMDULILLAH keluarga kami bisa lepas dari hutang dan masalah,karna nomor “GHOIB”untuk pasangf togel,hasil ritual MBAH SARTO meman benar2 merubah nasib kami hanya sekejap,dan disitulah aku berkesempatan kumpulkan uang untuk buka usaha kembali,karna baik rumah sudah disita,,warung makan jg sudah bangkrut,,tapi itu semua aku masih tetap bertahan hidup dengan anak istriku,,walau cuma kontrak tapi aku tetap bersabar dan akhirnya MBAH SARTO lah yang bisa merubah nasib kami..MBAH SARTO orang paling bersejarah kepada keluarga saya…!!! Kepada teman2 yang di lilit hutang dan ingin merubah nasib baik dari pada sekaran HBG: 082=378=607=111 MBAH SARTO,dengan penuh harapan INSYAH ALLAH pasti tercapai.

oke balle February 10, 2014 at 11:50 AM  

POKER ONLINE RESMI Dan TERPERCAYA SE-INDONESIA.
Poker Online Resmi, Poker Online Terpercaya, Poker Online Resmi Indonesia, Poker Online Resmi Dan terpercaya,
Judi Poker Online Indonesia Resmi Terpercaya.

MENGAPA ??

1 Karena Master Poker88 menerapkan sistem 100 % Real Player
(Murni Player Vs Player )
2 software friendly & player sangat banyak, system anti BOT & Fair Play
3 Transaksi DePo & WD dijamin aman, cepat, mudah dan terpercaya.
4 support BNI, BRI, BCA & MAndiri.MIN DePo & WD Hnya 15 Rb.
5 CS yang bertugas selama 24 jam , siap melayani Anda
6 JP : Royal Flush:80%,Straight Flush : 30%,4 of a Kind : 10 %.
7 Total Jackpot : Lebih Dari Rp. 573,788,200
8 Bonus referensi teman 10 %+ 100% <<<
9.Masterpoker88 merupakan Situs Poker Online NonStop
10. Berapa pun kemenangan anda , kami bayar sepenuh nya.

PIN BB : 2B2A9B31
YM : csmasterpoker88@yahoo.com


PENDAFTARAN : Http://www.mpo88.com/Register26.aspx?ref=756120
Link Alternatif http://mpo88.com/

Post a Comment

  © Blogger template The Beach by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP